Anak Jalanan
Saya
kadang masih merasa bersyukur karna saya masih mempunyai keluarga yang utuh,
begitu banyak anak jalanan, diluar sana yang membutuhkan kasih sayang dari
orang tuaya, pendidikan yang layak, saya melihat hampir disetiap persimpangan
jalan, saya tidak pernah memandang rendah mereka, hanya saja saya sangat
menyayangkan, seharusnya pemerintah memperhatikan mereka, mereka masih sangat
membutuhkan pendidikan untuk masa depan mereka, mau jadi apa mereka kelak bila
pendidikan saja sudah terputus, apa akan terus mengamen dijalanan, bahkan saya
melihat banyak anak jalanan yang terjerumus ke hal-hal negatif, memamang tidak
semua, tapi saya pernah melihat mereka ketergantungan lem aibon, entah disebut
apa yang jelas bukan kah itu membahayakan, terutama terhadap syaraf-syaraf di
otaknya, mereka sepertinya kecanduan, saya merasa sangat menyayangkan, padahal
begitu banyak peluang mereka untuk bisa mendapatkan pendidikan
gratis,setidaknya sampai mereka lulus SMA, dan mereka bisa bekerja jauh lebih
baik dari pada bergantung di jalanan, bila mereka tidak bisa bersekolah di
tempat yang layak kan masih bisa para relawan membuka tempat belajar seadanya,
minimal mereka bisa membaca dan menulis, ada banyak hal yang saya lihat orang
tua yang membiarkan anak di bawah umur mengamen,semntara ibunya mengawasinya
dari kejauhan, sungguh sangat menyayangkan, apakah separah itu, seorang ibu
tega membiarkan anaknya mengemis dijalanan, mungkin pengaruh ekonomi,tapi kan
masih ada cara lain. Saya sangat berharap pemerintah memperhatikan hal seperti
ini, agar tidak banyak anak jalanan yang hidup bergantung dengan mengamen,
mereka layak mendapatkan pendidikan.









0 comments:
Post a Comment