Saya melihat mereka
begitu malang, karena rumah mereka terkena banjir, banjir yang membuat
rumah-rumah mereka terendam dan bahkan memakan korban jiwa. Tetapi setiap saya melihat
pada saat saya pergi kuliah, saya melihat anak-anak, mereka dengan wajah yang
sangat bahagia dan bermain dipinggiran sungai citarum, mungkin mereka belum
mengerti akan bahayanya mereka bermain air dipinggiran citarum, bagaimana bila
tiba-tiba ada arus datang, mungkin saja mereka terbawa arus, tapi ketakutan iu
tidak saya lihat di wajah mereka, karena yang mereka tahu bermain asalkan
membuat mereka senang, padahal air dan lumpur di citarum iu sangat lah kotor,
mereka bisa saja terkena penyakit kulit, dan penyakit lainnya. Kemana kah orang
tua mereka ? apa mereka tidak cemas melihat anaknya bermain dipinggiran
citarum? Ataukah mereka memang sudah terbiasa meihat anak-anak mereka bermain
seperti itu. Tanpa ada yang mereka khawatirkan bila sewaktu-waktu ada arus
besar .









0 comments:
Post a Comment